Harian Naskah– Pemerintah Pekon Sinarsemendo, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka membahas dan menetapkan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Pekon tahun 2027.

Kegiatan Musdes dibuka dan dipimpin langsung oleh kepala pekon Sinarsemendo, Musyawarah dengan mengedepankan prinsip keterbukaan, partisipasi masyarakat, serta penentuan skala prioritas pembangunan sesuai kemampuan anggaran yang tersedia sehingga dapat direalisasikan.

Dalam musyawarah, berbagai aspirasi masyarakat dibahas untuk menentukan program yang dinilai paling dibutuhkan dan dapat direalisasikan berdasarkan kondisi serta ketersediaan anggaran pekon.

Pan Royen selaku ketua BHP menyampaikan dan memaparkan terdapat lima prioritas yang menjadi hasil pembahasan Musdes. Kelima prioritas.

“Kelima prioritas tersebut yaitu pembuatan Gapura Dusun II, Rehabilitasi Gedung Balai, Pengadaan pakaian seni budaya, pengadaan alat Rebana, serta pengadaan pemasangan CCTV di PAUD. Penetapan program ini merupakan hasil pembahasan bersama, sehingga pelaksanaannya diharapkan dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Yulistina Heryanti. S.Pd., menegaskan bahwa setiap rencana pembangunan harus melalui proses pembahasan dan mendapatkan persetujuan masyarakat terlebih dahulu.

Terkait rencana pembangunan gapura, ia menyampaikan bahwa pembangunan harus memperhatikan kesepakatan masyarakat serta kondisi di lapangan. Apabila telah disepakati dan mendapatkan persetujuan melalui musyawarah, program tersebut baru dapat dilaksanakan sesuai aturan dan kemampuan anggaran.

Untuk rencana pemasangan CCTV di PAUD, Yulistina juga memberikan masukan agar program tersebut dapat dikaji kembali berdasarkan tingkat kebutuhan. Jika memungkinkan, anggaran dapat diarahkan terlebih dahulu untuk kebutuhan permainan anak di PAUD. Sementara pembangunan pagar PAUD dapat dipertimbangkan pada saat anggaran tersedia.

“Yang lebih penting kita lihat dulu kebutuhan dan skala prioritasnya. Kalau anggarannya belum memungkinkan, tentu harus disesuaikan. Jangan sampai program yang kurang mendesak mengalahkan kebutuhan yang lebih utama,” ujar Yulistina.

Selain itu, Kepala Pekon juga mengusulkan agar pengembangan kelompok seni budaya, khususnya kelompok rebana, tidak hanya berfokus pada pakaian seragam, tetapi juga menambah peralatan yang masih dibutuhkan sehingga kegiatan seni dan budaya masyarakat dapat berkembang

Salah seorang warga, Johardi, menyampaikan dukungannya terhadap berbagai program pembangunan pekon. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga semangat membangun dan semangat mengabdi demi kemajuan Pekon Sinarsemendo.

“Kami mendukung segala kegiatan.
Semangat membangun, semangat mengabdi. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar dan kita bisa saling mendukung,” ujar Johardi.

Johardi juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan di lapangan. Ia berharap fungsi pendamping desa dapat dijalankan secara terbuka, terutama dalam memberikan pendampingan dan pemahaman kepada masyarakat maupun pemerintah pekon.

“Kalau ada kegiatan, mohon kami sebagai masyarakat dilibatkan, terutama dalam kegiatan di lapangan. Pendamping desa itu apa fungsinya? Jangan hanya mendampingi secara formal, tetapi bagaimana pendampingan tersebut benar-benar memberikan kenyamanan dan mendukung kemajuan bersama,” kata Johardi.

Dalam kesempatan tersebut, pendamping desa menjelaskan bahwa tugas pendampingan berkaitan dengan membantu serta mengawasi pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat agar tetap mengacu pada ketentuan serta penggunaan anggaran dana desa.

Turut hadiri dalam kegiatan tersebut, Kepala Pekon Sinarsemendo Yulistina Heryanti S.Pd., Ketua BHP Sinarsemendo Pan Royen beserta jajaran, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pendamping desa, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Talang Padang, Ketua BUMDes, Ketua KDMP, tokoh masyarakat, tokoh agama, LPM, TP PKK, para kader, serta masyarakat Pekon Sinarsemendo. (Alk)