Tulang Bawang- Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Kejaksaan Negeri Menggala Kabupaten Tulang Bawang terkesan buang badan saat akan ditemui tim media, pada Senin (24/3/25).

Kehadiran para awak media di kantor Kejaksaan Negeri Menggala bertujuan untuk konfirmasi dalam menindaklanjuti berita tentang informasi yang beredar atas dugaan tiga (3) kali pemanggilan para oknum Pejabat Sekretariat DPRD Kabupaten Tulang Bawang, terkait anggaran pengadaan Pakaian Dinas DPRD Tulang Bawang tahun 2023-2024.

Sangat disayangkan, fakta di kantor Kejaksaan Negeri Menggala, tim media tidak dapat menemui Kasi Intel dan jajarannya untuk memintai keterangan yang lebih jelas.

Salah satu stap di Kejaksaan Negeri Menggala Tulang Bawang mengatakan, bapak belum masuk kantor.

Saat di hubungi via seluler dan WhatsApp, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Menggala, ogah melayani dan memberikan respon. Meskipun sudah berulangkali di hubungi oleh tim media.

Diwaktu yang berbeda, pada Jum’at (21/3/25), tim media juga menjumpai kantor Kejaksaan Negeri Menggala, bertujuan untuk mengkonfirmasi adanya dugaan pemanggilan para oknum Pejabat Sekretariat DPRD Kabupaten Tulangbawang, beberapa bulan yang lalu di tahun 2024. Tim media pun tidak dapat menjumpai para pemangku hukum diruang Kejaksaan Negeri Menggala.

“Dengan upaya untuk mendapatkan informasi yang berimbang, tim media kembali menghubungi via seluler dan WhatsApp, berharap Kasi Intel Kejaksaan Negeri Menggala, dapat memberikan respon atau pun komentar balasan WhatsApp tidak juga. Ada apa dengan pihak hukum..?.

Menyikapi perlakuan pihak hukum Kejaksaan Negeri Menggala yang terkesan bungkam dan menutup diri dari hadapan media. Dalam hal ini kuat dugaan para oknum Kejaksaan Negeri Menggala telah mempeti Es kan permasalahan KKN oknum Pejabat Sekretariat DPRD Kabupaten Tulang Bawang tahun 2023-2024.

Hingga berita ini di terbitkan, sampai hari ini pihak penegak hukum Kejaksaan Negeri Menggala Kabupaten Tulang Bawang belum ada respon dan tidak ada yang bisa di mintai keterangan. (*Tim)