Harian Naskah- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandar Lampung terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya anak-anak muda, guna mencegah kenakalan remaja serta gangguan ketertiban umum.
Kepala Satpol PP Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi, mengatakan beberapa lokasi yang menjadi perhatian di antaranya kawasan Kampung Baru, sekitar Kantor Kecamatan Enggal, Jalan Pengadilan Tinggi, hingga wilayah Kedaton.
Menurutnya, lokasi-lokasi tersebut sering dijadikan tempat berkumpul remaja, terutama pada malam hari, yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban.
“Meskipun tidak ada penerapan jam malam, kami tetap mengimbau orang tua agar mengawasi pergerakan anak-anaknya. Jika mereka berada di luar rumah lebih dari tengah malam, orang tua harus mengetahui tujuan dan lokasi mereka,” ujar Rizky, Rabu (18/2/26).
Selain pengawasan terhadap aktivitas remaja, Satpol PP juga mengingatkan para pedagang dan pelaku usaha yang berjualan di pinggir jalan untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak mengganggu arus lalu lintas.
Ia menegaskan pihaknya akan menindak tegas berbagai pelanggaran yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, termasuk keberadaan pasar tumpah di sejumlah wilayah.
Beberapa pasar tumpah yang menjadi fokus pengawasan di antaranya berada di kawasan Semep, Gintung, dan Bambu Kuning. Keberadaan pedagang yang menggunakan badan jalan kerap menyebabkan kemacetan dan mengganggu aktivitas masyarakat.
“Kami akan mengintensifkan patroli di kawasan tersebut untuk memastikan tidak ada pedagang yang berjualan hingga menghalangi jalan dan menimbulkan kemacetan,” jelasnya.
Untuk mendukung pengawasan di lapangan, Satpol PP juga telah menempatkan sejumlah personel di titik-titik tertentu. Jika diperlukan, jumlah petugas akan ditambah guna memperkuat pengamanan dan penertiban.
Terkait rencana penertiban di kawasan Jalan Pisang dan Jalan Agus Salim, pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung.
“Koordinasi dengan Dishub terus kami lakukan untuk memastikan penertiban di jalan-jalan yang rawan macet serta menjaga ketertiban di seluruh wilayah Kota Bandar Lampung,” tutup Rizky. (*dra)

