Harian Naskah, Bogor- Pemerintah Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun 2026/DU-RKP Desa Tahun 2027, pada Senin (29/9/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan di aula desa dengan dihadiri unsur pemerintah desa, perwakilan kecamatan klpanunggal,lembaga desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, karang taruna, serta perwakilan masyarakat maupun aparat bhabinkamtibmas bimas dan Satpol-PP.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Desa Nambo, Nanang, S.E., yang menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang terarah, transparan, serta mengutamakan kebutuhan prioritas masyarakat.

“Musrenbangdes ini menjadi wadah bagi kita semua untuk menyampaikan aspirasi, menyusun rencana, sekaligus menentukan prioritas pembangunan desa yang akan kita jalankan di tahun mendatang. Harapan kami, pembangunan yang dilaksanakan benar-benar menyentuh kebutuhan warga,” ujar Nanang.

Dalam musyawarah tersebut, sejumlah program prioritas dibahas, antara lain:

Peningkatan infrastruktur desa, seperti perbaikan jalan lingkungan, drainase, dan fasilitas umum.

Penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, dengan usulan pembangunan sarana pendukung sekolah serta peningkatan layanan posyandu.

Pengembangan ekonomi masyarakat, melalui dukungan bagi UMKM, kelompok tani, dan program pemberdayaan pemuda.

Pengelolaan lingkungan hidup, seperti penanganan sampah terpadu dan penghijauan wilayah.

Selain itu, forum musyawarah juga menyoroti perlunya sinergi antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat agar rencana yang disusun dapat berjalan dengan baik serta mendapat dukungan penuh dari semua pihak.

Kegiatan Musrenbangdes ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara hasil musyawarah yang nantinya akan menjadi bahan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) tahun 2026 sekaligus usulan kegiatan untuk 2027.

Dengan terselenggaranya Musrenbangdes, masyarakat desa Nambo berharap pembangunan yang direncanakan dapat membawa kemajuan desa, meningkatkan kesejahteraan, serta memperkuat gotong royong antar warga. (ysf.f)