Harian Naskah- Pemerintah Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Tawaqufan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan, bertempat di halaman Desa setempat pada Sabtu (14/02/2026).

Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh makna keagamaan, serta dihadiri oleh Kepala Desa Klapanunggal, Ketua TP PKK Klapanunggal, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat Desa, dan masyarakat setempat.

Peringatan Isra Mi’raj dan Tawaqufan ini menjadi momentum refleksi spiritual bagi umat Islam, sekaligus ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah Desa dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk meneladani perjalanan agung Nabi Muhammad SAW dalam Isra Mi’raj, meningkatkan kualitas ibadah shalat, serta mempersiapkan diri menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan.

Peringatan Isra Mi’raj kali ini menghadirkan penceramah Ustadz Abdul Ghani Idrus (Ki Tongkat), yang dalam tausiyahnya mengajak jamaah untuk meneladani perjalanan spiritual Rasulullah SAW sebagai penguat iman, memperbaiki kualitas ibadah sholat.

Kepala Desa Klapanunggal, Ade Endang Saripudin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan keagamaan ini.

Ia menegaskan bahwa Isra Mi’raj dan Tawaqufan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat.

“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya shalat sebagai tiang agama, sementara Tawaqufan menjadi pengingat agar kita membersihkan hati dan memperbaiki diri dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama saling membersihkan lingkungan, terutama saluran air dan selokan, agar tidak tersumbat. Ini penting sebagai upaya pencegahan banjir.

Menurutnya, menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah Desa, tetapi juga untuk kebersamaan membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, kades juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait kondisi dana Desa yang mengalami pemangkasan oleh pemerintah pusat.

Ia menekankan pentingnya keterbukaan agar masyarakat memahami situasi keuangan Desa saat ini.

Ia juga berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut dan tetap mendukung program-program Desa yang dijalankan sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.

“Peringatan Isra Mi’raj dan Tawaqufan ini diharapkan mampu meningkatkan keimanan, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan kepedulian sosial dan lingkungan di tengah masyarakat Desa Klapanunggal, khususnya dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan,” ujarnya.

Acara ditutup dengan doa bersama agar Desa Klapanunggal senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, serta dijauhkan dari segala bencana.(Man)