HN, Bogor- Desa Puspasari, Kecamatan Citeruep, mengadakan pengukuhan satgas pengelolaan sampah dalam upaya mempersiapkan rencana penataan sampah terpadu se-Kabupaten Bogor.

Acara tersebut hadiri kepala Desa Puspasari, Kurnia Nurdin,S.Pd, dan Staf perwakialn Exbank Kecamatan Citeureup, Kapolsek Citeureup yang di wakilkan oleh Babinkamtibmas, Danramil Citeureup yang di wakilkan Bhabinsa, jajaran seluruh Pemdes Puspasari, Ketua TP PKK, Ketua BPD dan tamu undangan, Kamis (29/05/2025).

Pembentukan satgas tersebut akan dilanjutkan dengan program lanjutan yakni pengelolaan sampah terpadu di tingkat Kecamatan.

Disampaikan, Kurnia Nurdin,S.Pd kepala Desa Puspasari, pihaknya telah menunjuk sebanyak 8 orang warga untuk menjadi petugas pengelola sampah di wilayah desa-nya.

“Alhamdulillah, mereka yang 8 orang ini mendapat pendampingan langsung dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, dari ke 8 orang warga yang di pilih nantinya akan membentuk kelompok untuk menentukan lokasi yang akan menjadi tempat pengelolaan sampah sesuai dengan potensi wilayah yang ada,” ungkap Kurnia Nurdin.

Lebih lanjut Kurnia menjelaskan untuk sementara dalam 8 orang petugas PKLD masih pada mengatur rotasi pembuangan dan pengangkutan sampah dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang tersedia.

Menurutnya, beberapa wilayah didesa Puspasari kerap di laporkan banjir saat hujan akibat tersumbatnya saluran aliran diantaranya adanya tumpukan sampah dari warga itu sendiri.

Kurnia berharap desa Puspasari akan lebih maju jika memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap lingkungan, terutama mengatasi permasalahan sampah yang sudah memprihatinkan.

“Emang masalah sampah mah gak dimana-mana. Ya minimal desa Puspasari berupaya meminimalisir permasalahan sampah yang ada terutama dilingkungan tempat tinggal kita, untuk itu butuh kerjasama semua pihak melibatkan warga masyarakat.” tutupnya. (/man)