HN, Bogor- Komunitas fotografi ONTOHODER kembali menggelar acara tahunan bertajuk “Motret Bareng ONTOHODER”, yang tahun ini memasuki gelaran ke-9. Acara ini diselenggarak di Studio Alam Genta Buana Paramitha, yang dikenal sebagai salah satu lokasi outdoor eksotis untuk kegiatan fotografi dan produksi film, Jum’at (27/062025).
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan fotografer dari berbagai daerah, baik profesional maupun penghobi, yang datang untuk menjalin silaturahmi sekaligus menyalurkan minat mereka dalam dunia fotografi. Dengan mengusung semangat kebersamaan, acara ini menjadi ajang temu kreatif serta sarana eksplorasi teknik dan gaya dalam memotret.
Acara ini tidak hanya berisi sesi pemotretan bersama model-model profesional di lokasi alam yang asri. Namun, juga diisi dengan berbagai aktivitas menarik, seperti Workshop teknik fotografi outdoor dan portrait, sesi sharing pengalaman dari fotografer senior, tand komunitas dan sponsor yang menampilkan produk dan jasa terkait fotografi.
Dalam kesempatan ini, panitia ONTOHODER menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor dan pendukung acara antara lain, Studio Alam Genta Buana Paramitha, Rainbow Foto, Garasi Rob88, Julaa’s Coffee & Eatery Gerai Satu.
Ketua panitia, Damar mengatakan kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang tahunan komunitas, tetapi juga bentuk kontribusi nyata untuk mempererat jejaring komunitas fotografi lokal, sekaligus mengangkat potensi lokasi wisata kreatif di wilayah Bogor.
“Dengan suksesnya Motret Bareng ONTOHODER 9th, diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan skala yang lebih besar dan cakupan peserta yang lebih luas,” ucapnya.
Ditempat yang sama pembina komunitas ONTOHODER, Roni Ananta menekankan pentingnya kekompakan dan peningkatan kapasitas anggota.
“Saya sangat bangga ONTOHODER terus eksis dan makin solid. Kedepan kami ingin ONTOHODER, bukan hanya aktif di kegiatan internal, tapi juga bisa menjadi bagian dari kegiatan-kegiatan resmi, khususnya di lingkup pemerintah Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat,” ungkap Roni.
Ia juga berharap adanya dukungan konkret dari pemerintah untuk menggandeng para fotografer komunitas dalam berbagai event resmi atau pekerjaan dokumentasi. “Banyak potensi dari teman-teman fotografer yang bisa dimanfaatkan untuk memperkuat citra visual daerah,” tutupnya.
(/man)

