Harian Naskah, Tanggamus- Wakil Bupati Tanggamus sekaligus Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), Agus Suranto, membuka Rapat Koordinasi TKPKD di ruang rapat utama Pemkab Tanggamus, Selasa (09/09).
Rakor diikuti Asisten II, BPS, kepala OPD, camat se-Kabupaten Tanggamus, perwakilan dunia usaha, serta 302 kepala pekon dan lurah yang hadir secara daring.
Dalam laporannya, Agus menyampaikan bahwa angka kemiskinan Tanggamus pada 2024 tercatat 10,28 persen, turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 10,52 persen. Pemerintah menargetkan angka itu terus menurun hingga 8,95 persen pada 2030.
“Target tahun 2025 sebesar 10,05 persen, dan setiap tahun akan diturunkan bertahap hingga 2030. Pemerintah sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp219,53 miliar, dengan realisasi hingga Juni 2025 mencapai Rp71,27 miliar,” jelas Agus.
Untuk mendukung upaya tersebut, Pemkab Tanggamus telah menetapkan 21 pekon di 10 kecamatan sebagai lokus prioritas penanganan kemiskinan ekstrem. Program ini diharapkan bisa langsung menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Pengentasan kemiskinan bukan hanya soal materi, tapi juga akses pendidikan, kesehatan, dan kesempatan kerja. Dengan kerja sama semua pihak, kita optimis target ini bisa dicapai,” tambahnya.
Rakor ini juga menghadirkan narasumber dari Bappeda, Dinas Sosial, serta pejabat fungsional BPS. (Alk)

